Tata cara Berjima Dalam Islam
Dalam Kitab Qurrotul 'Uyun karangan Syeikh Muhammad At-Tihami bin Al-Madani Kanun yang merupakan syarah (kitab penjelas) atas Kitab Nazhom (syair-syair) Syeikh Ibnu Yamun menjelaskan secara detail bagaimana adab dan cara terbaik dalam JIMA (bersetubuh). Seorang suami yang hendak bersetubuh (jima') dengan istrinya dianjurkan untuk bercumbu dan didahului mencium kepala istrinya. Syeikh Ibnu Yaman mengatakan, apabila jima' tidak didahului dengan bermain-main (bercumbu rayu), maka hal itu dapat menyebabkan percekcokan dan perselisihan. Bahkan bisa menyebabkan anak yang terlahir dalam keadaan bodoh dan lemah otaknya. Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam Kitab An-Nashihah bahwa suami yang melakukan pemanasan (cumbu raya) akan mendapat pahala besar. Dari Sayyidah Aisyah radhiallahu 'anha (RA) ia berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa memegang tangan istrinya kemudian ia merayunya, maka Allah tetapkan baginya satu kebaikan, d...